Panduan Lengkap Merawat Hijab: Tips Agar Awet dan Tetap Cantik
Hijab adalah investasi fashion yang penting bagi setiap muslimah. Dengan perawatan yang tepat, hijab kesayangan Anda bisa tetap cantik, warna tidak pudar, dan awet digunakan bertahun-tahun. Sayangnya, banyak yang tidak tahu cara merawat hijab dengan benar sehingga hijab cepat rusak, kusut, atau warnanya memudar.
Dalam panduan lengkap ini, kami akan membagikan tips dan trik merawat hijab berdasarkan jenis bahannya, mulai dari cara mencuci, menyimpan, hingga mengatasi masalah umum seperti noda dan kusut.
Mengapa Perawatan Hijab Itu Penting?
Merawat hijab dengan benar memiliki banyak manfaat:
- Menghemat biaya: Hijab yang terawat bisa bertahan lebih lama
- Tetap cantik: Warna dan tekstur tetap terjaga seperti baru
- Lebih nyaman: Hijab yang bersih dan wangi lebih nyaman dipakai
- Ramah lingkungan: Mengurangi limbah tekstil dengan memperpanjang usia hijab
- Investasi jangka panjang: Hijab premium yang dirawat dengan baik adalah investasi yang worthit
Panduan Merawat Hijab Berdasarkan Jenis Bahan
1. Hijab Voile
Voile adalah bahan yang paling populer karena ringan, adem, dan tidak mudah kusut.
Cara Mencuci:
- Cuci dengan tangan menggunakan air dingin atau suam-suam kuku
- Gunakan detergen lembut atau baby shampoo
- Rendam maksimal 15 menit
- Jangan diperas, cukup tekan-tekan perlahan
- Bilas hingga bersih
Cara Menjemur:
- Jemur di tempat teduh, hindari sinar matahari langsung
- Gantung dengan hanger atau jepit di ujung
- Pastikan tidak ada lipatan yang menumpuk
Cara Menyetrika:
- Setrika dengan suhu rendah hingga sedang
- Gunakan kain pelapis jika perlu
- Setrika saat masih sedikit lembab untuk hasil lebih rapi
Tips Khusus:
- Voile cenderung mudah tersangkut, hindari kontak dengan perhiasan tajam
- Simpan terpisah dari bahan yang kasar
2. Hijab Chiffon
Chiffon adalah bahan yang lembut, ringan, dan jatuh cantik, tapi juga paling delicate.
Cara Mencuci:
- WAJIB cuci tangan, jangan mesin cuci
- Gunakan air dingin
- Detergen khusus untuk bahan halus atau baby shampoo
- Rendam maksimal 10 menit
- Jangan digosok atau diperas sama sekali
- Bilas dengan sangat hati-hati
Cara Menjemur:
- Letakkan di atas handuk kering dan bentangkan
- Atau gantung dengan hanger di tempat teduh
- Jangan dijemur di bawah sinar matahari langsung
- Hindari menggunakan jepit yang meninggalkan bekas
Cara Menyetrika:
- Gunakan suhu paling rendah
- WAJIB menggunakan kain pelapis
- Atau gunakan steamer untuk hasil lebih aman
- Jangan menekan terlalu kuat
Tips Khusus:
- Chiffon sangat mudah tersangkut, hindari perhiasan dan velcro
- Simpan dengan digantung atau dilipat dengan tissue di antaranya
- Jangan semprotkan parfum langsung ke chiffon
3. Hijab Paris Premium
Paris premium adalah bahan yang praktis, tidak mudah kusut, dan cocok untuk sehari-hari.
Cara Mencuci:
- Bisa cuci tangan atau mesin cuci (gunakan laundry bag)
- Air dingin hingga suam-suam kuku
- Detergen biasa atau khusus hijab
- Rendam 20-30 menit jika ada noda
- Bilas hingga bersih
Cara Menjemur:
- Bisa dijemur di bawah sinar matahari (tidak terlalu lama)
- Gantung atau bentangkan
- Paris premium cepat kering
Cara Menyetrika:
- Suhu sedang
- Bisa langsung tanpa kain pelapis
- Setrika saat masih sedikit lembab
Tips Khusus:
- Paris premium cenderung lebih tahan lama
- Bisa dicuci lebih sering tanpa khawatir rusak
- Cocok untuk daily wear
4. Hijab Ultrafine / Ceruti
Ultrafine atau ceruti adalah bahan yang sangat halus, lembut, dan nyaman di kulit.
Cara Mencuci:
- Cuci tangan lebih disarankan
- Air dingin
- Detergen lembut
- Rendam 15 menit
- Peras perlahan dengan cara ditekan
Cara Menjemur:
- Tempat teduh
- Gantung dengan hanger
- Hindari sinar matahari langsung
Cara Menyetrika:
- Suhu rendah hingga sedang
- Gunakan kain pelapis untuk hasil lebih aman
- Atau gunakan steamer
Tips Khusus:
- Ultrafine mudah menyerap minyak, hindari kontak dengan skincare berminyak
- Simpan di tempat yang bersih dan kering
5. Hijab Polycotton
Polycotton adalah campuran polyester dan cotton yang tidak licin dan mudah dibentuk.
Cara Mencuci:
- Bisa cuci tangan atau mesin cuci
- Air dingin hingga hangat
- Detergen biasa
- Rendam 30 menit untuk noda membandel
- Bilas hingga bersih
Cara Menjemur:
- Bisa dijemur di bawah sinar matahari
- Gantung atau bentangkan
- Polycotton agak lama kering karena menyerap air
Cara Menyetrika:
- Suhu sedang hingga tinggi
- Bisa langsung tanpa kain pelapis
- Setrika saat masih lembab untuk hasil maksimal
Tips Khusus:
- Polycotton sangat tahan lama
- Cocok untuk aktivitas outdoor
- Tidak mudah kusut
6. Hijab Satin / Silk
Satin dan silk adalah bahan mewah yang membutuhkan perawatan ekstra.
Cara Mencuci:
- WAJIB cuci tangan
- Air dingin
- Detergen khusus untuk silk atau baby shampoo
- Rendam maksimal 5 menit
- Jangan diperas sama sekali
- Bilas dengan sangat hati-hati
Cara Menjemur:
- Letakkan di atas handuk kering
- Atau gantung di tempat teduh
- JANGAN dijemur di bawah sinar matahari
- Hindari jepit yang meninggalkan bekas
Cara Menyetrika:
- Suhu paling rendah
- WAJIB menggunakan kain pelapis
- Setrika dari bagian dalam (reverse side)
- Atau gunakan steamer
Tips Khusus:
- Satin/silk sangat sensitif terhadap air dan panas
- Simpan dengan digantung atau dilipat dengan tissue
- Hindari kontak dengan parfum, deodorant, atau produk berbahan alkohol
- Untuk noda, segera bawa ke dry cleaning profesional
Cara Mengatasi Masalah Umum pada Hijab
Menghilangkan Noda
Noda Makeup:
- Oleskan sedikit baby oil atau micellar water pada noda
- Diamkan 5 menit
- Cuci dengan detergen lembut
- Bilas hingga bersih
Noda Makanan/Minuman:
- Segera bilas dengan air dingin
- Oleskan sedikit detergen langsung ke noda
- Diamkan 10 menit
- Cuci seperti biasa
Noda Tinta:
- Oleskan alkohol atau hand sanitizer
- Tepuk-tepuk perlahan dengan tissue
- Bilas dengan air dingin
- Cuci seperti biasa
Noda Minyak:
- Taburkan baby powder atau tepung maizena pada noda
- Diamkan 30 menit untuk menyerap minyak
- Sikat perlahan
- Cuci dengan air hangat dan detergen
Mengatasi Hijab Kusut
Tanpa Setrika:
- Gantung hijab di kamar mandi saat mandi air panas
- Uap air akan merelaksasi serat kain
- Atau gunakan steamer
- Semprotkan sedikit air dan biarkan kering natural
Dengan Setrika:
- Setrika dengan suhu sesuai jenis bahan
- Gunakan kain pelapis untuk bahan delicate
- Setrika saat masih sedikit lembab
- Untuk hasil maksimal, gunakan spray starch
Mengatasi Warna Pudar
Pencegahan:
- Jangan jemur di bawah sinar matahari langsung
- Gunakan detergen khusus untuk warna
- Cuci hijab warna gelap terpisah dari warna terang
- Hindari air panas
Mengembalikan Warna:
- Rendam dalam air dingin + 1 sdm cuka putih selama 30 menit
- Atau gunakan pewarna kain khusus (color restore)
- Bilas hingga bersih
Mengatasi Hijab Berbau
Penyebab:
- Tidak dijemur hingga kering sempurna
- Disimpan di tempat lembab
- Terkena keringat
Solusi:
- Rendam dalam air + 2 sdm baking soda selama 30 menit
- Cuci seperti biasa
- Tambahkan fabric softener saat bilas terakhir
- Jemur hingga benar-benar kering
- Simpan di tempat kering dengan sachet pengharum
Cara Menyimpan Hijab yang Benar
Metode Gantung
Kelebihan:
- Tidak kusut
- Mudah dilihat dan dipilih
- Sirkulasi udara baik
Cara:
- Gunakan hanger khusus hijab atau hanger biasa
- Gantung hijab dengan dilipat dua
- Atau gunakan hanger dengan banyak lubang untuk menghemat space
- Simpan di lemari dengan pintu agar tidak berdebu
Metode Lipat
Kelebihan:
- Hemat tempat
- Bisa menyimpan banyak hijab
Cara:
- Lipat hijab menjadi persegi atau segitiga
- Susun rapi dalam laci atau box
- Gunakan divider untuk memisahkan warna atau jenis
- Letakkan tissue atau kertas di antara hijab untuk mencegah kusut
Metode Roll (Gulung)
Kelebihan:
- Sangat hemat tempat
- Mudah dilihat semua koleksi
- Tidak mudah kusut
Cara:
- Lipat hijab memanjang
- Gulung dari salah satu ujung
- Simpan dalam box atau drawer dengan posisi berdiri
- Metode ini cocok untuk hijab voile dan paris premium
Tips Penyimpanan Tambahan
- Gunakan silica gel di dalam lemari untuk mencegah lembab
- Tambahkan sachet lavender untuk aroma segar dan mengusir ngengat
- Pisahkan hijab putih dari warna lain untuk mencegah transfer warna
- Bersihkan lemari secara rutin untuk mencegah debu dan jamur
- Rotasi penggunaan agar semua hijab terpakai merata
Peralatan yang Dibutuhkan untuk Merawat Hijab
Essential Items:
- Detergen lembut - Khusus untuk hijab atau baby shampoo
- Laundry bag - Untuk melindungi hijab saat cuci mesin
- Hanger - Untuk menjemur dan menyimpan
- Steamer - Alternatif setrika yang lebih aman
- Fabric softener - Untuk hijab lebih lembut dan wangi
- Stain remover - Untuk mengatasi noda membandel
Optional Items:
- Color catcher sheets - Mencegah transfer warna saat mencuci
- Mesh drying rack - Untuk menjemur hijab delicate
- Cedar balls - Pengharum alami dan mengusir ngengat
- Fabric shaver - Menghilangkan pilling pada hijab
- Spray starch - Untuk hijab lebih kaku dan rapi
Kesalahan Umum dalam Merawat Hijab
1. Mencuci Terlalu Sering
Masalah: Membuat hijab cepat rusak dan warna pudar
Solusi: Cuci hijab hanya jika benar-benar kotor atau berbau. Untuk hijab yang hanya dipakai sebentar, cukup diangin-anginkan.
2. Menggunakan Detergen Terlalu Banyak
Masalah: Residu detergen sulit dibilas dan membuat hijab kaku
Solusi: Gunakan detergen secukupnya, bilas hingga benar-benar bersih.
3. Memeras Terlalu Kencang
Masalah: Merusak serat kain dan membuat hijab mudah kusut
Solusi: Peras dengan cara ditekan perlahan atau biarkan air menetes natural.
4. Menjemur di Bawah Sinar Matahari Langsung
Masalah: Warna cepat pudar dan kain menjadi kaku
Solusi: Jemur di tempat teduh dengan sirkulasi udara baik.
5. Menyimpan Hijab Saat Masih Lembab
Masalah: Hijab berbau apek dan berjamur
Solusi: Pastikan hijab benar-benar kering sebelum disimpan.
6. Menyemprotkan Parfum Langsung ke Hijab
Masalah: Meninggalkan noda dan merusak serat kain (terutama silk dan chiffon)
Solusi: Semprotkan parfum ke leher atau baju, bukan langsung ke hijab.
Tips Hemat untuk Perawatan Hijab
- Gunakan baby shampoo sebagai alternatif detergen mahal
- Cuka putih sebagai fabric softener alami
- Baking soda untuk menghilangkan bau dan noda
- Steamer DIY dengan menggantung hijab di kamar mandi saat mandi
- Hanger DIY dari kawat atau kayu bekas
- Sachet pengharum dari kantong teh bekas atau kopi
Kapan Harus Mengganti Hijab?
Meskipun dirawat dengan baik, hijab tetap memiliki usia pakai. Tanda-tanda hijab perlu diganti:
- Warna sangat pudar dan tidak bisa dikembalikan
- Kain menipis atau berlubang
- Banyak pilling yang tidak bisa dihilangkan
- Elastisitas hilang (untuk hijab instan)
- Bau apek yang tidak hilang meski sudah dicuci berkali-kali
- Noda membandel yang tidak bisa dihilangkan
Rekomendasi Produk Perawatan Hijab
Di Ashe.co.id, kami tidak hanya menyediakan hijab premium, tapi juga produk perawatan hijab:
- Hijab Detergent - Detergen khusus untuk hijab
- Fabric Softener - Pelembut kain dengan aroma lembut
- Stain Remover Spray - Penghilang noda praktis
- Laundry Bag Set - Berbagai ukuran untuk berbagai jenis hijab
- Premium Hanger - Hanger khusus hijab yang tidak meninggalkan bekas
Belanja sekarang dan dapatkan gratis laundry bag untuk pembelian hijab 3 pcs atau lebih!
Kesimpulan
Merawat hijab dengan benar adalah investasi jangka panjang yang akan menghemat biaya dan membuat Anda selalu tampil cantik dengan hijab yang terawat. Kunci utamanya adalah:
- Kenali jenis bahan hijab Anda
- Cuci dengan cara yang tepat sesuai jenis bahan
- Jemur di tempat yang benar
- Simpan dengan rapi dan di tempat yang kering
- Tangani noda segera sebelum mengering
- Rotasi penggunaan agar semua hijab terpakai merata
Dengan mengikuti panduan ini, hijab kesayangan Anda bisa tetap cantik dan awet bertahun-tahun. Ingat, hijab yang terawat bukan hanya tentang penampilan, tapi juga tentang menghargai investasi Anda dan berkontribusi pada fashion yang lebih sustainable.
Punya tips perawatan hijab lainnya? Share di kolom komentar atau tag kami di Instagram @ashe_coid!
Artikel ini ditulis oleh tim Ashe.co.id - Your trusted partner for premium hijab and modest fashion. Belanja koleksi lengkap kami di ashe.co.id
